Universitas Diponegoro (UNDIP) menyambut kunjungan dari Saxion University of Applied Sciences pada hari Senin, 25 November 2024, di Ruang Sidang Rektor, Gedung Widya Puraya, Kampus UNDIP Tembalang. Acara ini dihadiri oleh Rektor UNDIP, Prof. Dr. Suharnomo, S.E., M.Si.; Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Prof. Dr.rer.nat. Heru Susanto; Wakil Rektor Bidang Riset, Inovasi, Kerja Sama, dan Komunikasi Publik, Wijayanto; Dekan Fakultas Ekonomika dan Bisnis, Prof. Faisal; Dekan Fakultas Teknik, Prof. Jamari; serta Direktur Reputasi, Kemitraan, dan Konektivitas Global, Prof. Dr. Ir. Hadiyanto.
Delegasi dari Saxion University of Applied Sciences terdiri dari Janco Bonnink, Director Education and Student Support; Sander Reinderink, Dean of School of Finance and International Business; Harry Futselaar, Professor of International Water Technology; Bram Entrop, Professor Sustainable Area and Soil Transitions; dan Ngoc Ngo, Manager International Strategic Partnerships.

Kerja sama antara UNDIP dan Saxion University telah berlangsung selama lebih dari tujuh tahun dan kini menandai kelanjutan hubungan bilateral yang kuat. Rektor UNDIP, Prof. Suharnomo, menyatakan bahwa kolaborasi ini telah berjalan dengan lancar dan akan diperkuat melalui berbagai proyek kerja di masa mendatang. Ia juga berharap dapat segera mengunjungi Saxion University untuk memperdalam hubungan ini.
Wijayanto, Wakil Rektor Bidang Riset, menyoroti manfaat program joint degree dan double degree yang telah berlangsung, yang tidak hanya meningkatkan kualitas akademik tetapi juga riset bagi mahasiswa. Ia mengajak untuk memperluas kolaborasi ke bidang sains, teknologi, dan pengabdian masyarakat, sejalan dengan visi UNDIP untuk menjadi institusi yang bermartabat dan bermanfaat bagi masyarakat.
Sander Reinderink dari Saxion University sepakat untuk memperkuat kerja sama di berbagai fakultas, terutama Fakultas Ekonomika dan Bisnis, yang telah berhasil mengembangkan potensi mahasiswa menjadi lulusan berkualitas global. Dalam diskusi, Janco Bonnink menyatakan bahwa Saxion terbuka untuk kolaborasi lebih lanjut di bidang riset, teknologi, dan keberlanjutan lingkungan. Prof. Dr. Ir. Hadiyanto menambahkan bahwa kelanjutan kerja sama ini tidak hanya untuk meningkatkan jumlah mahasiswa tetapi juga untuk memperkuat reputasi kedua universitas melalui program Summer Course dan Visiting Professor.
Kerja sama ini diharapkan dapat terus memberikan dampak positif dalam peningkatan kualitas pendidikan, pengembangan riset, dan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat luas.








0 Komentar