UNDIP Sukses Gelar Workshop Internasionalisasi Prodi dan Pengabdian Masyarakat Internasional

oleh | Agu 3, 2024 | Berita

Departemen Manajemen Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro, berkolaborasi dengan Aliansi Program Studi Manajemen dan Bisnis Indonesia (APSMBI) serta Forum Manajemen Indonesia (FMI), telah sukses menyelenggarakan Workshop Internasionalisasi Program Studi dan Pengabdian Masyarakat Internasional dengan tema “Cultural Synergy Empowering Global Students Through Multicultural Leadership”. Acara ini berlangsung pada tanggal 31 Juli dan 1 Agustus 2024 di Ruang Sidang Utama, Fakultas Ekonomika dan Bisnis, Universitas Diponegoro, Semarang, dan menghadirkan sejumlah pembicara terkemuka dari berbagai latar belakang.

Workshop ini bertujuan untuk memperluas wawasan dosen, peneliti, dan pemangku kepentingan lainnya dalam mengintegrasikan dan menerapkan perspektif global ke dalam program akademik serta praktik operasional mereka. Kegiatan ini menekankan pentingnya internasionalisasi dalam meningkatkan mutu dan relevansi pendidikan tinggi di era global.

Acara dibuka dengan sambutan dari Ketua Panitia, Bimo Suryo Wicaksono, S.E., M.M., serta Ketua APSMBI Korwil Jawa Bali dan Nusa Tenggara. Keynote speaker pada acara ini adalah Dekan Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro, Prof. Faisal S.E., M.Si., Ph.D., yang menyampaikan materi mengenai regulasi, strategi, dan implementasi International Undergraduate Program (IUP). Acara ini dipandu oleh Prof. Dr. Harjum Muharam, S.E., M.E. selaku Ketua Departemen Manajemen FEB Undip.

Sesi selanjutnya menghadirkan Prof. Firmansyah S.E., M.Si., Ph.D., yang membahas topik “Strategi dan Implementasi International Undergraduate Program (IUP)”. Kemudian, Afina Hasya, S.T., M.M., menyampaikan materi mengenai “Best Practices Pengelolaan International Undergraduate Program (IUP) di Universitas Diponegoro”, dengan moderator Dr. Ismi Darmastuti, S.E., M.Si.

Sesi penyampaian materi dilanjutkan oleh alumni dan mahasiswa dari program internasional. Christian Krisna Pideksa, alumni dari Curtin University, membagikan pengalamannya sebagai peserta Program Double Degree, sedangkan Ghassani Nur Amalina dari York University menjelaskan keuntungan mengikuti Program Credit Transfer System (CTS). Dalam sesi ini, Dr. Thorr Kerr dari Curtin University juga hadir sebagai mitra IUP di luar negeri, dengan Afina Hasya, S.T., M.M., berperan sebagai moderator. Acara workshop yang berlangsung pada hari Rabu, 31 Juli 2024, dihadiri oleh 68 peserta yang merupakan delegasi dari 31 universitas/perguruan tinggi, serta 11 Perguruan Tinggi yang menjadi co-host, termasuk Universitas Trunojoyo Madura, Universitas Ciputra Surabaya, Universitas Islam Indonesia, STIE Madani Balikpapan, Universitas Mahasaraswati Denpasar, Universitas Kuningan, Universitas Jember, Universitas Nahdatul Ulama Jepara, Universitas Muria Kudus, Universitas Jendral Soedirman, dan Universitas Syarif Hidayatullah Jakarta.

Pada hari kedua workshop, fokus kegiatan adalah pengabdian masyarakat internasional yang melibatkan mahasiswa asing. Kegiatan ini mencakup diskusi interaktif, pengenalan budaya, serta tur kota yang memberikan pengalaman yang mendalam dan memperkaya pengetahuan peserta tentang keberagaman budaya. Sebagai bagian dari kegiatan hari kedua (Kamis, 1 Agustus 2024), acara Pengabdian Masyarakat Internasional akan diikuti oleh mahasiswa internasional di lingkungan UNDIP, dengan 55 peserta yang merupakan delegasi dari 26 universitas/perguruan tinggi dari berbagai daerah di Indonesia.

Workshop ini berhasil menciptakan forum interaktif bagi para akademisi dan praktisi industri untuk bertukar ide dan strategi dalam menghadapi dinamika pendidikan global. Partisipasi aktif dari berbagai institusi pendidikan tinggi menunjukkan komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan menjalin kolaborasi internasional yang berkelanjutan.

0 Komentar